“Sin, lo di mana?” tanya Anna sedikit terengah. Lalu saat jawaban dari seberang terdengar, gadis itu pun segera meluncur ke IGD. Anna sedang pergi ke minimarket untuk membeli beberapa kebutuhan saat telepon dari Sinta berdering. Gadis itu memberi kabar jika ibunya masuk rumah sakit, dan sekarang dalam kondisi kritis. “Sin!” Sinta yang sedang menangis seorang diri segera menghambur ke pelukan Anna. Melupakan sejenak hubungan yang terasa tidak baik selama beberapa hari ini. Toh, mereka juga sudah sering bertengkar dan saling mendiamkan. Dan tidak berapa lama, keduanya akan saling memaafkan. Lalu bersikap seolah tidak pernah terjadi apapun. “Lo ke sini sama siapa, Sin?” Seingat Anna, dia pergi belum ada satu jam. Dan belum ada tanda-tanda ibu Sinta mengalami hal buruk. “Tadi mama jatu

