33. Keputusan terbaik

1548 Kata

Anna pikir setelah pertemuan ini, ia bisa menghakiri segala urusannya dengan Andre. Ternyata apa yang terjadi jauh dari prediksinya. Ia pikir, setelah meminta maaf, dan juga memaafkan segala yang terjadi di masa lalu, Andre akan mengizinkan ia pergi begitu saja. Sungguh, Anna tidak sedang berbohong saat mengatakan jika dirinya telah memaafkan pria yang kini tengah menatapnya dengan pandangan bingung itu. Tapi sepertinya Andre belum sepenuhnya percaya. Bahkan pria itu menahan Anna yang sudah ingin bangkit tanpa menyentuh minuman yang sudah ia pesankan. “Kamu masih marah, Na sama aku?” Anna menggeleng dengan senyuman tulus, berharap Andre percaya jika ia tidak sedang berbohong. “Tapi, kenapa kamu malah ingin pergi?” tanya Andre dengan tatapan tidak percaya. Anna mencoba untuk bersabar. M

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN