Acara pertunangan yang sudah direncanakan itu akhirnya akan berlangsung hari ini. Kediaman orang tua Andre yang memiliki halaman super luas juga terlihat sangat cantik setelah disulap oleh tangan-tangan ahli dalam dekorasi. Bahkan para tamu undangan, yang berisi teman dan kerabat terdekat pun sudah mulai berdatangan. Seharusnya, pesta ini sudah berlangsung sejak satu jam yang lalu. Yah, seharusnya seperti itu jika saja Anna tidak mendadak susah dihubungi semenjak mengirim pesan akan segera datang ke rumah Andre, dengan supir yang pria itu kirim untuk menjemput. “Belum ada kabar, Ndre?” Pertanyaan yang entah sudah berapa kali mendarat ke telinga Andre. Pria yang sudah melepas jas hitamnya itu menggeleng lesu. Sementara tangannya masih menempelkan ponsel ke telinga. Berharap setelah pul

