Anna tersenyum sembari menatap takjub bayi mungil yang kini ada dalam gendongannya. Wajah itu terlihat begitu mengagumkan, seperti malaikat kecil yang memang belum tersentuh dosa. Ibarat kertas, ia adalah putih yang belum ternoda. Sementara di sampingnya, Andre juga terlihat terus memandangi dua makhluk cantik itu dengan binar kagum yang tidak pernah hilang. Sungguh suasana yang syahdu, mengharukan, dan juga romantis, andai saja pengganggu yang terus berdeham-deham itu tidak terdengar. “Woi! Itu bayi gue, nggak usah ngayal! Nikah juga belom!” Anna menoleh sengit ke arah Sinta yang tampak bugar padahal baru beberapa jam melahirkan. Sementara Raldi yang berdiri di sampingnya memilih menyingkir, duduk di sofa yang berada di ruangan itu. Andre memilih ikut dengan pria itu, dan dengan mudah
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


