Hari itu mereka terus menikmati waktu untuk bersama. Seolah enggan terpisah satu sama lain. Banyak hal yang harus mereka bahas tentang satu setengah tahun yang sudah berlalu begitu saja. Tentang hari yang begitu menyiksa selama mereka harus terpisah jarak, tanpa tahu kapan kembali bertemu. “Kenapa harus Singapura?” tanya Anna saat tengah berada di dalam mobil. Setelah ia bercerita jika pernah ke Bukit Bintang bersama Edo, Andre langsung berencana mendatangi tempat itu. Alasannya tentu saja sama, ingin menghapus kenangan Anna dengan Edo menjadi hanya tentang mereka. “Sebenarnya di Indonesia juga bisa. Tapi aku butuh tempat yang jauh untuk menenangkan diri. Dan kebetulan, papa punya pekerjaan di sana, jadi aku dipaksa ikut.” Anna menoleh saat mendengar kata ‘dipaksa’. Dan Andre yang paham

