Happy Reading . . . "Gimana bisa mereka tau secepat ini?!" Kavin bergumam sembari tatapannya yang menerawang. "Jafar.." "B-bukan saya!" sanggah Jafar cepat, "saya berani sumpah, Pak Kavin tau sendiri seharian ini saya di depan.." "Pergi cek Tkp," sela Kavin, meluruskan apa yang hendak ia sampaikan. "Jangan sampai ada yang terlewat lagi." "Baik." Jafar bergegas, "saya pamit." Tatapan Kavin beralih pada gadis yang terduduk di sampingnya, sontak membuat Alana mengerjap cepat. Setelah dedikasinya di perusahaan ini, tidak mungkin kalau Kavin tega menuduhnya begitu saja. "Kamu.." "Setya," alih Kavin, melempar matanya pada sosok yang berada di seberangnya. "Ada banyak alasan untuk kamu bisa melakukan ini." "Memang banyak yang bisa gue dapet dari kejadian ini, tapi bukan gue pelakunya."

