Seberapa Pantas?

1750 Kata

Mematung. Ayara masih belum punya keberanian untuk menoleh. Suara itu mirip sekali dengan suara perempuan paruh baya dengan pakaian yang rapi dan mahal yang waktu itu menegurnya saat ia menunggu Victor di basemen gedung perusahaan. "Kau, apa kau tidak mendengar aku memanggilmu?" Nyonya Kimberly mengulangi kata-katanya. Suaranya jauh dari kesan ramah. Pada akhirnya, memaksa Ayara untuk segera menoleh. Jangan tanya apa ada senyum perkenalan dari nyonya besar itu untuk Ayara. Tentu saja tidak ada. "Saya, Nyonya." Ayara mengangguk kecil seraya memberi penghormatan kepada perempuan yang ia yakini betul, adalah perempuan yang telah melahirkan Victor. Wanita itu nampak masih segar di usianya yang tak bisa lagi dikatakan muda. Jelas, perawatan mahal telah mempertahankan kekencangan kulit

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN