Kecewa, marah dan rasa tidak dihargai masih menghantui pikiran Ayara di sepanjang perjalanannya yang tak tentu arah saat ini. Ayara bingung harus pergi kemana sekarang, walaupun ia punya apartemen tetapi ia yakin Victor pasti akan menyusulnya nanti ke sana, oleh karena itu, Ayara memutuskan untuk sementara tidak pulang dulu ke apartemen. Ayara sendiri masih mengemudi tapi belum tahu akan kemana arah tujuannya. Ayara juga tidak mengerti mengapa ia bisa semarah itu kepada Victor, hanya karena lelaki itu tidak pulang semalam dan tidak mengabarinya. Namun, yang jelas bagi seorang Ayara yang baru kali ini merasakan jatuh cinta kepada pria, hal itu tentu saja mengganggu pikirannya. Karena masih tidak tahu kemana arah dan tujuannya saat ini, akhirnya ia memutuskan untuk pergi ke sebuah hotel un

