"Kau akan pulang malam lagi hari ini?" Ayara bertanya sembari memasang dasi untuk Victor. Akhir-akhir ini, lelaki itu memang kerap pulang cukup larut malam. Kesibukan Victor sering bertambah karena banyak rekan bisnis yang mengajaknya untuk bertemu. "Ya, mungkin," sahut Victor singkat lalu ia mengecup kening Ayara lembut. "Lakukan hal yang kau suka, Sayang. Berbelanja atau pergi ke salon misalnya. Aku tidak ingin kau bosan." "Aku sama sekali tak bosan, tapi memang terasa lebih sepi jika kau tidak ada." Mendengar itu, Victor jadi menyunggingkan senyumnya. Kata-kata Ayara barusan begitu manis. "Aku pasti akan cepat kembali kalau urusanku di luar sudah selesai." Ayara mengangguk paham lantas mengantarkan Victor ke depan untuk melepaskan pergi lagi. Berita di media sudah cukup mereda

