Matahari baru saja naik, menyebarkan cahaya keemasan di halaman villa joglo itu. Udara terasa sejuk dengan semilir angin yang masuk melalui jendela kamar Sekar. Hari ini adalah hari penting—ia harus mendampingi Wiryajaya ke Keraton untuk menemui pihak dalam, meminta izin resmi agar proyeknya dapat berjalan dengan lancar. Sekar berdiri di depan cermin, mematut dirinya. Jas biru muda yang baru ia beli di Pasar Beringharjo kemarin terpasang rapi di tubuhnya, dipadukan dengan rok jarik berwarna senada yang menambah kesan anggun. Ia menyematkan bros silver kecil berbentuk bunga di d**a kiri, lalu mengambil tusuk sanggul berwarna perak yang dipilihnya semalam. Rambut panjang bergelombangnya ia sanggul setengah, sisanya dibiarkan jatuh dengan lembut, membuat wajahnya terlihat segar dan lebih dew

