Pukul 7 pagi Arina telah membersihkan semua rumahnya. Hanya tinggal di luar yang belum dibersihkan. Saat sedang menyapu, Arina mendengar teriakan penjual sayuran yang lewat di depan rumahnya. Buru-buru ia mengambil uang kedalam. Semalam Alan memberinya uang untuk belanja kebutuhan sehari-hari. Ternyata penjual itu berhenti di depan rumah tetangganya yang lewat dua rumah dari kontrakannya. Sudah ada beberapa ibu-ibu yang berkumpul di sana. Arina juga sepertinya harus bersosialisasi dengan mereka. Alan bilang bahwa orang-orang di sini baik. Salah seorang ibu-ibu yang mengenakan jilbab biru, menyadari Arina kedatangan Arina. Lalu ia bertanya. "Baru ya, Mbak?" Arina tersenyum ramah. "Iya, baru pindahan kemarin sore." "Wah. Sama siapa?" tanya yang lainnya. "Sama suami, Bu." Arina menjawa

