Keenan benar-benar dibuat khawatir dengan keadaan Laura. Sebab, sudah hampir 5 jam dan belum ada tanda-tanda kalau Laura akan bangun dari tidurnya. "Aku lihat Laura sebentar deh," ucap Hanna yang baru saja menuruni anak tangga dan langsung berjalan menuju kamar tamu. Keenan yang sedari tadi duduk di sofa ruang tamu yang letaknya tidak jauh dari kamar tamu, ia hanya menatap Hanna yang menyelonong masuk ke dalam kamar itu, yang mana di dalamnya masih ada Laura yang sedari datang tadi tidak bergerak sama sekali. Tidak lama setelah Hanna masuk ke dalam sana, ia pun kembali keluar dan memanggil Keenan. "Kenapa, Kak?" tanya Keenan sembari melangkahkan kakinya menuju Hanna yang sedang berdiri di tengah pintu kamar tamu. "Badannya panas, Ken," ucap Hanna. "Mau cek pakai termometer nggak?

