Kini, Keenan dan Laura sedang duduk di sebuah kafe yang terletak tidak jauh dari area apartemen tempat Laura tinggal. Setelah minuman Laura dan Keenan siap, barulah Laura berani membuka suara, atas apa yang hendak ia katakan pada Keenan. "Ken, kamu tahu aku bagaimana, 'kan?" "Felling aku enggak enak nih." "Jawab aja, Keenan." "Iya, Ra." "Bagaimana?" "Kamu itu paling enggak mau dan enggak suka kalau nyusahin orang lain." "Syukurlah kalau kamu tahu." "Lalu?" "Baiknya, aku ambil kuliah 3 tahun atau normal saja? 4 tahun?" "Kalau kamu sanggup ngambil yang 3 tahun, ambil aja." "Kamu tau nggak kalau aku ngambil yang 3 tahun, semua hariku akan terfokuskan pada belajar. Lalu, pekerjaan aku, bagaimana?" "Anggap saja mini market itu milik kamu. Jadi, kamu hanya perlu mengamb

