"Yang ini berapa, Bang?" Tanya remaja laki-laki itu menunjuk pada sepasang kelinci lucu berwarna hitam dan putih. "Lima puluh ribu, Dek." "Dapat dua-duanya, kan?" "Iya, Dek." "Oke, Bang. Saya ambil, ya." Penjual kelinci tersebut mengemas sepasang makhluk berkuping panjang tersebut ke dalam sebuah dus yang telah dilobangi sedikit sebagai jalan masuk udara. Remaja itu membawa kelincinya pulang dengan rasa bahagia. Ia telah menabung uang jajannya selama dua minggu, demi membeli hadiah ulang tahun bagi gadisnya. "Ara, lihat nih, aku bawa apa!" Serunya berteriak di depan kamar gadis itu. "Apaan?" Fara menjulurkan kepalanya dari pintu kamar yang ia buka sedikit. Rambutnya berantakan. "Kamu ngapain, sih? Bau!" Sam menutup hidungnya. "Pasang Henna." Jawabnya terkikik. "Kok di rambut?"
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


