Chapter 27

2864 Kata

"Aku sempet heran beberapa kali kamu tiba-tiba ada di apartemen disaat-saat tertentu." Ardhan mengerutkan dahi mendengar ucapan Rara. "Maksud kamu?" "Kemaren itu Marcel dateng, gak lama kamu dateng. Terus kamu dateng ke apartemen pas ada laki-laki yang dat-" "Oh iya, siapa laki-laki itu?" Potong Ardhan. Rara menaikkan alisnya, "laki-laki?" "Yang kamu pelukan sama laki-laki lain." Ucap Ardhan sambil menusuk roti nya menggunakan pisau. "Kenapa?" Rara terlihat santai membuat Ardhan kesal. "Kenapa? Gara-gara dia kita jadi berantem. Kamu pelukan sama laki-laki lain di apartemen, untung aku dateng. Kalo aku gak dateng jangan-jangan kalian..." Rara yang sedang memegang penggorengan refleks ingin melemparkan nya kepada Ardhan, namun ia tahan. "Dia Abang aku!" Seru Rara. Ardhan mengerjapk

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN