Ardhan mengerutkan dahi saat melihat di depan pintu masuk kantor sudah berdiri karyawan-karyawan nya yang tengah memperhatikan keluar kantor atau lebih tepatnya ke jalanan. "Ada apa?" Tanya Ardhan. Sontak saja beberapa orang karyawan berbalik menatap Ardhan. "Kayaknya ada yang kecelakaan, pak." Kata seorang perempuan. "Siapa? Orang kantor?" "Kayaknya bukan pak, katanya anak kecil. Si Ridwan lagi ngeliat, bentar lagi ke sini kayaknya." Ardhan mengangguk kecil lebih milih untuk berdiri di belakang karyawan nya dengan satu tangan masuk ke kantong celana bahannya sedangkan satu tangan yang lain memegang ponsel. "Lama banget si Ridwan, keburu mati penasaran. Rame banget soalnya, atau jangan-jangan tabrakan beruntun kali ya?" "Nah, itu dia! Eh, Wan. Cepetan dong!" Ardhan menatap sekilas

