Chapter 18

3008 Kata

"Oma atau Ardhan, Ra?" "Oma!" "Papa, Mama!" Mereka bertiga menoleh ke arah gadis kecil yang sedang berlari mendekati mereka diikuti dengan seorang wanita dan juga gadis remaja. Nesya berdiri di samping Ardhan sambil menatap Marsha yang enggan menatap dirinya. "Papah!" Fany memeluk kedua kaki Ardhan, Ardhan tersenyum sembari mengelus puncak kepala Fany. "Main sama Che ya di depan TV." Kata Ardhan kepada Fany lalu berganti berbicara dengan Cheara. "Bawa Fany ke ruang tengah ya, main nya di sana." Cheara mengangguk kemudian membawa Fany pergi dari dapur. "Ini kenapa?" Tanya Nesya mulai merasa tidak nyaman dengan situasi diantara mereka. Marsha menatap sekilas Nesya lalu beralih menatap Rara. "Oma pulang." Pamit Marsha langsung pergi dari apartemen tersebut. Rara terduduk di kursi,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN