"Papa lagi!!" Ucap Fany sambil menarik-narik tangan Ardhan agar kembali berbungkuk supaya ia bisa menunggangi badan Ardhan. "Gak mau ah, capek." Balas Ardhan terduduk di karpet. Fany melingkarkan tangannya di leher Ardhan sembari terus memaksa Ardhan melakukan hal yang membuatnya bersorak kegirangan. "Mama, Papa gak mau lagi!" Adu Fany kepada Rara yang sedang bermain ponsel. "Udah dong, Papa udah capek." Ardhan tersenyum lebar ke arah Fany merasa Rara berpihak kepadanya. Fany mengerucutkan bibir berbalik membelakangi Ardhan sambil memainkan tangannya. "Ngambek nih?" Tanya Ardhan seraya mencolek lengan Fany. Fany menggoyangkan lengannya tanda tidak suka disentuh oleh Ardhan. Ardhan bangkit berdiri, "ya udah kalo ngambek, Papa mau sama Mama aja." Ardhan pun duduk di sebelah Rara sambi

