Kehidupan rumah tanggaku berjalan mulai membaik seperti biasa, aku sudah mulai melupakan semuanya, sudah kututup rapat luka hatiku, Pak Bara pun merasa menyesal sekali, ia bersikap manis semanis gula, perihal kehamilanku, ia tidak tahu, sengaja aku rahasiakan darinya dan kubuat kejutan untuk hari ini, niatku saat dihari off mengajar seperti ini adalah mengantarkannya bekal makan siang. Tanpa memberitahu atau mengabari, aku sengaja membuat kejutan atau suprise, padahal sekarang adalah hari ulangtahunku. Beberapa pesan masuk dari teman-temanku seperti Atika, Sarah, Nita dan mbak-mbak guru alias mbak senior mengucapkan kata-kata mengandung doa untuk usiaku yang menginjak diumur dua puluh tiga tahun. Mereka kecewa kalau hari ulangtahunku kali ini bertepatan aku off mengajar, karena biasanya m

