Aku telah rapi mematut diri di kaca tinggi di kamarku. Bayi Aiyra juga sedang ikut berkaca menirukan gayaku. Aku memang sudah cantik dengan gamis brokat warna emas dan hijau botol. Gamis itu senada dengan kemeja batik Kak Erlan. Bukan couple sih, tapi cuma mirip warna. Itu saja sudah diiringi dengan protesan khas Kak Erlan. Lain halnya dengan Baby A yang cantik dengan gaun bayi katun dan renda berwarna hijau serta bandana pita warna putih. Bahan bajunya jauh lebih nyaman karena anak itu pasti aktif jalan ke sana dan ke mari. Dalam rangka apa keluarga kecilku berdandan cantik? Tentu saja dalam rangka menghadiri pernikahan Mbak Aruni dan Om Ivan. Yeay, hari ini datang juga. Akhirnya, Mbak Aruni menemukan kebahagiaannya. “Udah cantik kok, Buuuk,” godaku pada anak gadis mungil

