S.E.O.U.L

2231 Kata

Dana menatap cincin di jemari manis tangan kanannya, masih membayangkan bagaimana sikap romantis yang diperlihatkan Sakti membuatnya kembali melted. Walaupun, akhirnya kembali pria itu membuatnya kesal dengan komentar datar yang dia berikan. Sakti memang terlihat dingin, namun dia selalu menjadi orang paling peka di saat-saat tertentu. Mereka menikmati saat – saat terakhir kebersamaan mereka. Membayangkan bahwa dia berpisah sementara dengan Sakti membuat dadanya nyeri. Tatapan yang Sakti berikan saat mengantarkannya ke bandara tadi, pelukan eratnya atau bahkan ciuman yang dia berikan menandakan bagaimana pria itu mencoba merelakan kepergiannya. Bagaimana Pillow talk yang mereka lakukan di ranjang masing – masing. Bagaimana Sakti menceritakan bagaimana hidupnya yang begitu lurus, karena s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN