“Dana – Ya ...” pekik Omma saat melihat putrinya berdiri di depannya. “Omma!” rengek Dana menghambur ke dalam pelukan wanita yang paling dia rindukan ini. Tangis kerinduan yang dia tahan akhirnya pecah. Dana kembali terisak dipelukan Mamanya. “Wae Ul-eo *Kenapa menangis? ...” Omma melepaskan pelukan, matanya berkaca melihat bagaimana putrinya kembali menangis. “Haengbokkae soseoyeo *Ini tangis bahagia,” ujar Dana kini menampilkan senyuman membuat Eunhae menatap putrinya senang. “Appa neun?” tanya Appa yang kini berada di belakang Omma membuat Dana melepas pelukan dan beralih memeluk Appa yang begitu dia rindukan. “Bogoshippeoseoyeo, Appa ...” katanya tersenyum lebar lalu mengecup pipi ayahnya membuat Appa terkejut melihat perubahan putrinya yang berbeda seratus delapan puluh deraja

