Deg - degan

1236 Kata

Hari itu telah tiba .... Hari di mana, Dana akan bertemu dengan keluarga Sakti. Gemuruh di dadanya macam genderang perang yang terus – terusan ditabuh. Dana sudah duduk di depan meja riasnya sejak sejam yang lalu, terus menatap pantulan dirinya di cermin. Wajahnya terlihat pucat seolah tak dialiri oleh darah. Berkali – kali dia menarik napas dalam kemudian menghembuskannya untuk menutupi rasa gugup yang dia rasakan. Tangannya terus meremas bagian gaun yang dia gunakan. Tangannya basah akan keringat dingin yang tak mau berhenti sejak tadi. Gaun itu terlihat simpel dengan bentuk tangan seperti balon hingga ke pergelangan. Bahkan rasanya, dia tinggal menggunakan hijab untuk membuatnya terlihat sebagai mana wanita Sampit kebanyakan. Vest rajut fit body berwarna putih dengan aksen bunga kec

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN