Deg - degan 3

1014 Kata

Debaran jantung Dana masih kencang saat Abah Sakti menyambut uluran tangannya. Jika kedua saudara perempuan Sakti memiliki sikap ramah menuruni sifat ibunya. Sikap Sakti yang dingin dan berwibawa saat bekerja mengikuti sikap ayahnya. Aura dan karisma yang Abah sakti pancarkan membuat kepercayaan diri yang dia bangun sejak seminggu yang lalu hancur seketika.` menurutnya, abah Sakti lebih menakutkan daripada Profesor yang penanggung jawab residennya di Korea. Tatapan Abah Sakti yang tajam dengan tulang pipi yang menonjol dan tulang rahang yang tegas. Kharisma yang dia pancarkan seperti seorang jenderal yang tak dapat dipungkiri. “Kita makan dulu, kamu belum makan kan, Dana?” tanya Mama Sakti memecah kebisuan yang terjadi. Dana mengangguk sembari terus menundukkan kepalanya, tak berani mena

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN