Cahaya matahari pagi membangunkan Dana dari tidur panjangnya, tubuhnya bergerak naik, melirik ke arah jam meja yang dia taruh di nakas kamarnya. Jam sudah menunjukkan pukul sembilan pagi. Ini adalah tidur terpanjangnya setelah kembali bekerja sebagai dokter residen. Selama tiga bulan terakhir ini, dia sudah menjadikan rumah sakit universitas sebagai rumah keduanya. Waktunya terasa begitu padat. Yang dia lakukan beberapa bulan ini hanyalah konsul, kembali bekerja, pulang ke rumah. Bahkan dia lupa, kapan terakhir kali berkumpul lengkap dengan kelima sahabatnya. Waktu terasa cepat sekali berlalu. Dia datang di awal musim dingin dan sekarang, sudah di awal musim semi. Hubungannya dengan Sakti baik – baik saja di tengah kehidupan mereka masing – masing. Dia beruntung memiliki pria seperti Sak

