“APPA ....!” teriakan keras anak kecil dari arah kiri mereka membuat mereka berlima menoleh. Dari kejauhan mereka melihat keluarga kecil. DI mana pria dewasa yang mereka yakini adalah ayah anak kecil itu berlari ke arah mereka. Senyum yang Dana perlihatkan tadi perlahan menghilang, saat pria dewasa itu terus berlari ke arah mereka. Saat tubuh pria itu semakin jelas terlihat, Tubuh Dana bergetar hebat, tatapannya membeku. Debaran jantungnya bergemuruh dengan begitu cepat. Udara yang memenuhi paru – parunya seolah ditarik degan paksa sehingga membuatnya sesak. Keempat sahabatnya sontak mengarah ke arahnya saat melihat pria itu berada di dekat mereka, tubuh mereka ikut bergetar hebat saat melihat seseorang yang seharusnya tidak mereka lihat. Telinga Dana memekak saat mendengar wanita yang

