Kehancuran Hasan

817 Kata

Brak ...! Kemudian semuanya gelap, aku tak ingat apapun. "Mas ... Mas bangun!" sayup-sayup aku mendengar suara memanggil diriku. "Mas ..." panggil suara di sisi lainnya. "Bapak ... pulang pak, Riana kangen." suara Riana kecil tiba-tiba terdengar. "Kalian dimana?." teriakku. Karena tidak aku lihat seorang pun disini, hanya ada amparan awan mengelilingiku. "Mas ... kamu harus tangung jawab, ini bayimu!" suara Farah begitu melengking. "Kamu harus bertanggungjawab Hasan, jangan kamu menjadi lelaki pengecut. Suara seorang pria, menggelegar diantara suara-suara yang lain. "Siapa kamu?" tanyaku. Tidak ada jawaban dari lelaki itu. "Hasan, kamu harus tanggung jawab!" hanya itu kata yang selalu dia ucapkan. "Bapak pulang, Pak!" suara lengkingan dari Riana kecil. "Akhh ... to

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN