Bab 40 : Kunjungan Kawan Lama

1362 Kata

Seorang pria menatap foto berukuran cukup besar yang terpajang di dinding tanpa berkedip. "Berhentilah menatapnya. Kedua matamu bisa terlepas." Seseorang berujar hingga Radit tersadar dari aktivitasnya. "Aku benar-benar tidak menyangka. Kau ... sudah menikah?" ujarnya tak percaya. Bagas hanya menggaruk tengkuknya yang tak gatal dan duduk di sofa yang berseberangan dengan Radit. "Maaf. Apartemen kami masih berantakan." Alana datang tidak lama kemudian dengan membawa segelas minuman untuk Radit. Radit menatap Alana dan Bagas secara bergantian. Lelaki itu masih berusaha mencerna semuanya. Menikah? Bagas? "Kemarin malam aku sempat berpikir kalau kalian berpacaran. Tapi apa ini? Kalian sudah menikah?" ujar Radit. "Sekarang aku mengerti ucapan Dika. Tentu saja Alana akan menolakku untuk

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN