"Anak-anak pasti akan terkejut ketika melihat kita sudah ada di apartemen." Maria terkikih pelan seraya memasukan beberapa bahan makanan ke dalam troli yang didorong oleh sang suami. "Ya, itu jika mereka tak mengubah kode pintunya," ujar sang suami.. "Aku yakin mereka tak menggantinya. Bagas itu terlalu malas untuk mengganti kodenya, aku yakin itu." "Alana juga kurasa tak terpikirkan untuk mengubah kode pintunya. Dia itu agak ceroboh, jadi aku juga merasa kalau mereka berdua memang tak mengubah kodenya." Kirana menatap deretan daging di sana selama beberapa saat, kemudian menatap Maria di sebelahnya seraya tersenyum tipis. "Aku juga mengatakan pada Alana tadi pagi kalau kita kemungkinan akan kembali nanti malam atau besok. Ya, memang benar, tapi ternyata semuanya lebih cepat selesai da

