Bab 59 : Psikopat

1098 Kata

"Kenapa kau berangkat sendiri? Mana Alana?" Mita menatap Bagas yang berjalan melewati mejanya, bahkan Dika juga ikut menatap pemuda yang baru saja sampai itu. "Buku tugasnya ketinggalan, jadi dia kembali lagi ke apartemen." Bagas membuang napasnya pelan seraya meletakkan tasnya di atas permukaan meja. "Lalu kenapa kau tidak ikut? Dia bisa telat, apalagi cuaca sedang mendung seperti ini." Dika memutar posisi duduknya ke belakang hingga bisa menatap Bagas. "Aish, si bodoh itu. Kalian sendiri tahu kan, dia itu sangat keras kepala. Aku bahkan sudah menyuruhnya agar melupakan bukunya itu dan menyalin tugas milikku tapi dia tidak mau dan memilih kembali—" "Bodoh, bodoh. Kau ini memang lelaki paling bodoh, kau tahu!" Tiba-tiba Mita menginterupsi seraya menggebrak mejanya, "Harusnya kau juga k

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN