Tidak ada yang spesial dari cara Anneta berpenampilan setiap harinya. Bahkan untuk pergi pun bukan perkara yang susah untuk dia memilih baju. Yah, Anneta bukan tipe gadis ribet yang akan mematung berjam-jam di depan lemari. Atau mengacak-ngajak koleksi bajunya hanya agar terlihat lain. Tidak, Anneta bukan gadis semacam itu. Apalagi acara hari Minggu ini hanyalah jalan-jalan biasa. Bukan kencan dengan seorang laki-laki yang spesial untuk hatinya, apalagi pacar. Anneta bahkan belum menata kembali hatinya yang dihancurkan oleh Ryan. Dan untuk Alfian? Dia akan berusaha untuk tidak mencampurkan hatinya ke dalam permasalahan ini. Tujuannya hanya satu, menolong Naira. Itu saja. Anneta sedang menutup pintu rumahnya saat mobil Alfian berhenti di depan pagar. Dia sudah siap mengembangkan senyuman

