Panas dingin

1786 Kata

Waktu terus berjalan, sayur sop buatan Chacha hampir jadi, tinggal menunggu sayurnya melunak, dan akhirnya matang. “Ini sudah matang ‘kan?” Haikal bertanya terlebih dulu sebelum mengangkat panci tersebut. “Tunggu sebentar lagi.” jawab Chacha sambil membalur tepung keatas potongan sayap ayam. “Oh iya, tolong kamu panasi minyak gorengnya dulu.” Pinta Chacha, gadis manis itu terlihat fokus, sampai harus menggunakan dagunya untuk menunjukkan letak minyak goreng itu pada Haikal. “Oke.” Balas Haikal, dengan kepala mengangguk. “Berapa banyak?” cowok itu kembali bertanya. “Dituangin dulu aja, nanti aku lihat.” Jawab Chacha, pun fokus matanya kini beralih memperhatikan tangan Haikal yang tengah menuangkan minyak goreng kedalam wajan. “Stop, sudah cukup, segitu saja.” kata Chacha lagi. “Sekali

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN