Panggil aku Chacha

2140 Kata

Ray merasa bulu halus disekujur tubuhnya meremang, dipandang dengan tatapan horor oleh kedua temannya, membuat cowok itu sedikit waspada. Ray semakin memundurkan diri ketika dua cowok dihadapannya itu semakin menatapnya, menyelidik, dari ujung kaki hingga ujung kepala. Maksud tatapan mereka berdua apa? Ada apa dengan mereka? Apa mungkin? Setelah cukup lama berpikir dengan keras, cowok itu pun akhirnya berkata dengan tegas. “Aku mengerti tujuan kalian, dan sebaiknya jangan. Aku sudah punya pilihan.” Pernyataan itu seketika membuat dua cowok itu pun berseru keras. “APA!” Teriak mereka berdua dengan kedua mata melotot sempurna. Tak menyangka. Haikal maupun Jonny tampak terkejut, seketika melongo mendengar pengakuan dari Ray, yang tak pernah terduga sebelumnya. Bukannya tidak percaya. Hany

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN