Hampa

1481 Kata

“Hihihi…” Diluar pintu kamar tersebut, Haikal dan juga Jonny terkekeh geli mendengar jeritan Chacha. Kedua cowok itu merasa begitu puas, berhasil mengurung mangsa masuk kedalam perangkapnya. Berhasil. Kedua cowok itu kemudian saling menepuk telapak tangan mereka. Pelan. Pun kemudian kembali menempelkan telinga mereka pada daun pintu. “Gila si Ray. Baru juga ketemu. Sudah berhasil membuat itu cewek histeris.” Jenaka Jonny. Tak percaya. Sambil menggelengkan kepalanya. Tidak percaya. Kedua cowok itu seolah tak menghiraukan tatapan heran, orang-orang yang melintas didekat mereka. “Sudah aku bilang ‘kan? Rata-rata cowok pendiam itu, sekali bertemu cewek, langsung keluar itu sifat aslinya.” Tutur Haikal yakin. Pun kedua cowok itu kembali terkekeh. Geli. Sejurus kemudian, tak terdengar suar

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN