Eliza pergi maka semua masalah akan selesai dan hubungan mereka kembali membaik, tetapi nyatanya ia salah karena ketika Eliza pulang ke rumah mereka malah kembali bertengkar. Kali ini pertengkaran lebih dahsyat dari sebelumnya, hingga membuat Fia yang melihat pertengkaran itu hanya bisa menatap ayah dan ibunya takut. Farhat meminta Fia segera masuk ke dalam kamarnya ketika Eliza kembali berulah dengan mengajaknya bertengkar. Namun, tanpa Farhat tahu kalau meskipun sudah berada di kamar, Fia masih dapat mendengar pertengkaran ayah dan ibunya. Di dalam kamar, Fia menangis dengan suara pelan. Gadis cilik itu menangis sambil duduk meringkuk di samping ranjangnya, merasa takut dengan pertengkaran kedua orang tuanya. Eliza tak mau mengalah, meskipun Farhat sudah mulai sedikit reda amarahnya ka

