Tegang

1814 Kata

Jenny terkejut dengan perkataan manis yang pertama kalinya Andrew katakan pada bayinya. "Ini benar benar dia? kenapa dia begitu selembut ini?" lirih Jenny dalam hatinya. "Kamu lihat? Daddy sudah membukakan mangga buat kamu, dan ibu kamu yang akan memakannya. Cepat keluar ya, biar daddy engga terus terusan di suruh suruh gini sama ibu kamu, dan biar ibu kamu engga gangguin ayah lagi" jelas Andrew sembari tersenyum tulus menatapi perutnya Jenny. "Dihh, pake bilang gitu. Gangguin apa? itu jelas jelas udah menjadi kewajiban kamu tau sebagai seorang ayah!" ujar Jenny dengan wajah ketus pada Andrew. Andrew memutar bola matanya, dia lalu selesai mengupas mangga. "Nih" sahutnya sembari memberikan piring yang sudah tersedia buah mangga habis kupasan dan potongan olehnya. Jenny memasang wajah s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN