"Lo kalo frustasi terus ingin bunuh diri sendiri aja Dim, gak usah ngajak-ngajak kita," ucap Devan sedikit panik, karena Dimas mengemudi dengan kecepatan diatas rata-rata. "Iya, gue masih pengen menikmati masa-masa kegantengan gue. Kalo mau mati-mati aja sendiri," timpal Aksa. "Elah timbang segini, cemen banget sih. Gue lagi nyobain mesin nih mobil, bagus apa nggak," jawab Dimas dengan santainya. "Kalo nyobain mesin mobil gak gini caranya Dim, Coba Lo pinggirin mobilnya," perintah Devan. "Kenapa?" tanya Dimas heran. "Udah pinggirin dulu." Dimas akhirnya menepi dan menghentikan laju mobilnya. Setelah mobil benar-benar berhenti Devan turun seraya membawa kunci mobil. Dia membuka bagian depan mobil, mungkin karena panas asap sedikit mengepul. "Lo ngapain? kan mobilnya gak mogok," tany

