*** Berguling ke kiri sudah,ke kanan juga sudah,tidur dikolong kasur sudah,tidur dikolong meja juga sudah namun tetap saja Dimas tidak bisa memejamkan kedua matanya. Dimas masih kepikiran kejadian dipesta tadi tentang orang yang mirip sekali dengan Devan. Apa mungkin di dunia ini ada orang yang benar-benar mirip tapi bukan saudara kembar? "Gue aja yang kembaran Devan gak ada mirip-miripnya sama Devan. Kok orang itu mirip banget ya?" ucap Dimas seraya menatap langit-langit kamarnya. Tak ingin memikirkannya sendiri Dimas beranjak dari tempat tidur lalu keluar kamar menuju kamar Caca. "Kak,udah tidur belum?"tanya Dimas dari balik pintu. Meskipun ini kamar Kakaknya sendiri rasanya tidak enak jika Dim

