*** "Sa berhenti dulu Sa, cepet!" pinta Dimas. Aksa yang sedang fokus mengemudi langsung menginjak rem hingga mobil berhenti. "Eh,Anjir!" teriak Dimas ketika kepalanya terbentur dashboard. " Pelan-pelan kali." "Lah kata lo barusan berhenti cepet!" "Perut gue gak enak anjir, pengen muntah!" Dimas mengelus-elus perutnya karena sejak tadi dia merasa ada yang tidak beres dengan pencernaannya. "Turun lo b**o! Jangan muntah disini!" teriak Aksa histeris, dia tidak mau mobil mereka kotor karena muntahan Dimas. "Iya-iya ini juga mau turun!" Dimas melepas safetybelt lalu beranjak dari kursinya, namun tiba-tiba saat di hendak turun, Brett... Dimas buang angin tepat ketika pantatnya dekat dengan wajah Aksa. "Astagfirullah!" teriak Aksa yang refleks langsung mendorong Dimas hingga tersungkur

