Widi tersenyum memandangi Devan yang lahap menyantap makanan dimeja makan. Dia bahagia Devan mau memaafkannya. Widi pikir Devan akan lama ngambek padanya, tapi dia bersyukur Devan mau pulang kerumah. "Makannya pelan-pelan nanti keselek." "Dari siang Devan belum makan Oma, jadi Devan lapar banget," jawab Devan tanpa menghentikan aktifitasnya mengunyah. "Dasar kamu, pulang sekolah itu langsung makan jangan langsung tidur. Oma gak mau lambung kamu kenapa-kenapa." "Hehe abisnya kalo pulang sekolah Devan ngantuk banget Oma, jadi langsung bogan deh." "Bogan?" "Bobo ganteng, hehe." Devan mengelus-elus perutnya ketika dia sudah menghabiskan dua piring nasi beserta lauk pauk diatas meja. "Alhamdulillah kenyang." "Makasih ya, udah mau maafin Oma," ucap Widi seraya mengusap puncak kepala cuc

