Dilema Menyiksa Kanaya

1507 Kata

"Maaf, aku tak bisa," jawab Kanaya sambil menggelengkan kepala. Dia terdiam sejenak, sejurus kemudian kembali berucap, "Qila mencintaimu." Lelaki berbintang Sagitarius itu terbelalak. Suasana menjadi lebih hening dan atmosfer di ruangan tersebut terasa tegang. "Jadi kamu menolak saya karena Qila mencintai saya. Itu alasannya? Bukan karena kamu masih mencintai Nathan." "Do, ini sudah malam. Lebih baik kamu pulang." Kanaya bangkit berdiri dan berbalik badan. Aldo tak terima dengan jawaban yang dituturkan oleh Kanaya. Dia langsung merengkuh erat pinggang Kanaya dari belakang. Bibirnya ditempelkan ke daun telinga Kanaya, setengah berbisik, "Apakah kamu tak pernah mencintai saya? Meskipun, itu hanya sekejap." Badan Kanaya membeku. Dia bergeming. Napas Aldo hangat terasa menerpa telinga. L

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN