Tamu Tak Diundang

1103 Kata

"Kanaya memangnya pergi ke mana?" tanya Siska. Dia duduk tampak gusar dan gelisah. Sengaja pulang cepat karena mendengar kabar Kanaya yang tak ada di rumah. Ibu mana yang tak mau kehilangan anaknya. Begitupun Siska yang sangat takut sekali dan khawatir dengan keadaan Kanaya. Aldo menggeleng pelan dengan raut sendu. Dia sudah berusaha mencari Kanaya. Namun, tak berhasil sampai sekarang. Meskipun, sudah bertanya kepada Sera dan Qila. Tidak mendapatkan hasil. Dua gadis itu menyimpan rapat rahasia keberadaan Kanaya. Siska menghela napas berat dan bulir-bulir bening luruh dari kelopak matanya. Terdiam sejenak mengumpulkan kata-kata yang membuatnya sesak. Sejurus kemudian. Dia kembali menuturkan kalimat demi kalimat. "Apakah dia marah karena tak mau dijodohkan? Padahal kamu lelaki baik. Maafka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN