Pergi dari Rumah

1127 Kata

Pukul sepuluh malam. Gadis berambut panjang itu berjalan terburu-buru menyelusuri koridor klinik. Sesekali pandangannya menengok ke belakang. Takut ketahuan oleh Aldo. Kanaya memutuskan untuk segera pergi keluar dari ruang inapnya. Kanaya dapat lolos dan kini dia sudah berada di lobby klinik. Tak berselang lama datang mobil berwarna hitam berhenti. Lekas Kanaya masuk ke dalam mobil tersebut. Mobil itu pun membawa Kanaya menjauh dari tempat tersebut. Senyum mengembang dari bibir Kanaya. Gadis itu menghela napas lega sambil melempar senyum kepada dua sahabat yang berada di depan mobil. Sera mengendarai mobil dengan kecepatan sedang, menembus jalanan lengang bersama sorotan remang-remang lampu jalanan. "Thanks, yah," ucap Kanaya. "Lantas selanjutnya kamu mau apa, Kanaya?" tanya Sera sa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN