"Bertahun-tahun aku dan kamu tak bertemu, sudah usang dimakan waktu bahkan kini sudah hancur lebur rasa cinta itu."_Kanaya * "Kamu. Ngapain ada di sini?" tegur Bisma memelotot. "Saya yang harus bertanya. Kenapa Pak Bisma ada di sini?" "Nathaaaan! Pergiiii jangan ikut campur urusan saya," usir Bisma sambil mendorong tubuh lelaki berperawakan tinggi itu. Nathan dapat menyeimbangkan tubuhnya. Dia tak limbung jatuh. Lelaki itu menyeringai lebar. Berdiri tegak dan melipat kedua tangannya di depan dadaa seolah-olah menantang Bisma. "Harusnya kamu itu jaga Sisil. Bukan ada di sini." "Saya mau bertemu dengan anak saya." Nathan tegas menjawabnya. Sera dan Kanaya saling memandang satu sama lain. Mereka tak mau ada keributan di dalam rumah. "Pergi kalian, berisik!" pekik Kanaya sambil menun

