"Aku datang ke sini mau protes," tandas Anisa tegas. "Saya tak mau ikut campur," kilah Aldo segera melewati Anisa dan Luna, ibaratnya dia tak peduli akan ada angin tornado menggulung di rumah tersebut. Lelaki itu berjalan tegak tanpa menoleh ke belakang. Anisa dan Luna melongo dengan mulut terbuka melihat Aldo beranjak begitu saja. Bahkan, Pak Abdullah pun berdiri bergeming tak menghalangi jalan Aldo. Aldo langsung masuk ke dalam mobil. Deru mobil terdengar membuat Luna dan Anisa saling berpandangan satu sama lain. Lantas keduanya berlari kecil ke teras, tampak Aldo sudah melajukan mobil dengan kecepatan tinggi, tancap gas. "Aldo?" lirih Luna dengan tatapan nanar. "Dokter Aldo ninggalin aku tanpa sepatah kata pun," sambung Anisa. Dua wanita itu patah hati tersirat jelas raut kekecew

