"Dok, bagaimana keadaan Papi?" tanya Kanaya sembari menatap sendu Bisma yang terbaring di tempat tidur. "Tak apa-apa, hanya kecapean," jawab dokter itu sembari tersenyum simpul. Sudut matanya melirik ke arah Bisma yang melempar senyum kepadanya. "Benarkah tak ada apa-apa?" Kanaya tak percaya dengan jawaban dokter yang memeriksa keadaan Bisma. "Tak apa-apa, jangan khawatir," jawab dokter itu, lalu dia undur diri pamit pulang. Kanaya pun duduk di tepi ranjang. Layla dan Layli sudah berada di samping Bisma. Mereka seakan menghibur Bisma agar tersenyum. "Papi, nggak apa-apa beneran? Sehat?" "Nggak apa-apa, Kanaya. Papi cuma kecapean saja." "Tapi, ini obatnya banyak sekali." Kanaya hendak mengambil salah satu botol obat milik Bisma, tetapi lekas diambil oleh Bisma dan disembunyikan di

