Haruskah Percaya?

1126 Kata

"Ini hal bodoh!" ujar Kanaya yang tak setuju dengan keputusan Aldo. "Dia akan menjadi wali kita menikah," jawab Aldo. "Tapi, kamu akan bebaskan dia begitu saja tanpa bersyarat?" Siska sungguh tak percaya dengan ucapan Bisma yang ingin berubah karena merasa berdosa atas kematian ibunya Siska. Mereka berdua saling berpandangan. Bisma duduk tenang dan mengulum senyum simpul. Lelaki tersebut merutuk dirinya sendiri kala mantan istrinya itu hampir saja menodongkan senjata api kepadanya kala itu. Iya, pikirannya mengawang menggiring di mana Siska tampak marah kepadanya. Flash back. "Kamu penyebab ibuku mati! Kau tega melakukan hal ini. Salahku apa, Bisma?! Apa aku pernah menyakitimu? Nggak 'kan justru kamu yang berikan aku sejuta luka. Sampai kamu merenggut nyawa ibuku yang tak berdosa. Kau

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN