Centaur di depannya terdiam dengan keterkejutannya melihat bagaimana perempuan polis yang memiliki sifat tak akan terlihat menyerang lawannya tersebut, kini telah menunjukan sisi lainnya.
Tidak terduga. Tidak hanya sang bartender yang terkejut namun, para kostumer yang ada disana mengobrol di meja bar, menunggu minuman mereka, dan beberapa yang ingin memesan kini hanya memusatkan fokusnya pada Hemera dan sang bartender.
Mereka mulai meninggalkan kegiatan mereka satu persatu - satu untuk mencari tahu akan apa yang terjadi di depan mata mereka kini. Meskipun belum semua pelanggan dalam bar Luciod menyadari ada keributan kecil yang membuat seseorang meneribis tempat dari seorang staff.
“Aku tidak tahu. Dia berkata dia selesai dari pekerjaannya.”
Hemera terdiam tidak percaya dengan apa yang baru saja di dengarnya, melepaskan tangannya dari oengan sang bartender. Dirinya benar - benar telah tertipu.
100 keping koin emas yang di berikan oleh Doly padanya telah terbuang secara percuma. Di tatapnya Cenatur tersebut dengan tatapan campur aduk, marah dan tak percaya dengan apa yang mereka lakukan.
Dirinya baru saja membuang 100 koin secara cuma - cuma tanpa adanya hasil yang di dapatkannya.
“Kau yang mengenalkanku padanya. Kau bilang dia kompeten, kalian berkomplot menipuku.” Marah Hemera bahkan nada suaranya telah melinjak naik.
Semakin menarik rasa penasarand ari tiap orang di sana. Sementara sang Centaur yang menyadari keadaan sekitar mereka berbeda dengan Hemera berusaha menenangkannya.
Atau bossnya akan memecatnya akrena, membuat keributan.