38~Staff Only

223 Kata
“Hei. Tunggu.” Panggil Hemera saat Centaur tersebut telah bergerak kesamping pelanggan dan berbicara dengan mereka semua, menawarkannya pesanan dan mengabaikan dirinya. Ada yang tidak beres melihat bagaimana pria tersebut menghindarinya membuatnya terus berteriak memanggil bartender dari Luciod itu, hingga setiap orang yang berada di meja yang sama dengan mereka mulai meliriknya. Hemera terus mengejar kemana arah gerak Centaur itu bergerak jika, pria tersebut ke ujung kiri meja bartender maka gadis manusia tersebut juga melakukan hal yang sama, mengikutinya di setiap sisi meja. Hingga Hemera sendiri yang kewalahan dan pengunjung yang meminta minuman mulai memadat, membuatnya semakin sulit menjangkau keberadaan dari makhluk tersebut. Dirinya hanya ingin menanyakan keberadaan dari Sam yang telah menerima koin dengan kesepakatan mereka. “Hei. Aku harus berbicara denganmu. Kau.” Panggil Hemera lagi sayangnya pria tersebut tak mau meliriknya sementara, gadis bermanik biru tersebut sudah mulai sulit untuk mendekatinya karena pra pengunjung yang semakin memadat di tiap menitnya tersebut telah mendorong diringa agar mundur. Ini tidak akan berhasil dan Hemera tidak dapat pulang dengan tangan kosong seperti ini. Ia tidak punya waktu untuk ini. Maka dari itu saat matanya telah menangkap pintu pembatas antara para pekerja dan para pengunjung, dirinya tak segan - segan berjalan masuk kesana dan menarik tangan sang Centaur yang terkejut melihatnya telah mendekat. “Dimana Sam ? Kau tahu kami memiliki janji.”
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN