36~Viula yang Ramai

266 Kata
Suara bunyi tapak kuda bersama roda kereta telah berhenti di tengah keramaian diluar sana menyadari hal tersebut, Hemera kemudian membuka pintu kereta dan turun dengan perlahan dari atas kereta. Membiarkan sepatu bot yang di pakainya menyentuh tanah di bawah sana. Hemera berjalan kesamping kusir yang telah membawanya dan mengeluarkan kantung kecil berisikan koin - koin sebelum mengeluarkan beberapa buah dan di berikannya pada pria tersebut. Setelah selesai membayar Hemera kemudian mulai berjalan masuk dan membaur di tengah kerumunan tersebut, menutupi dirinya dengan baik menggunakan mantel cokelat itu tanpa menarik perhatian dari orang - orang di sekitarnya. Dirinya terus melangkah menuju bar tempatnya menyewa Sam untuk menggalikan dirinya sebuah informasi. Pria tersebut seharusnya sudah menunggu di sana sesuai janjinya seperti kemarin. Kepadatan di Viula pada malam ini terlalu ramai berbeda dengan kemarin saat dirinya datang berkunjung, bahkan gadis manusia tersebut sudah beberapa kali tersenggol - senggol kesana kemari yang membuatnya harus menyeimbangkan dirinya dengan lebih baik kembali. Melihat keramaian itu membuat nya bertanya - tanya dengan ada kejadian apa pada malam Voula ini sehingga menjadi begitu padat pada jam malam tersebut. Dirinya terus berusaha bertahan di tengah kerumunan yang berdesak - desakan atau ia akan terjatuh dan terinjak - injak di tengah gumpalan laut makhluk ini, tidak akn ada yang menyadari jika tubuh kecil manusia miliknya terjatuh. Jadi saat dirinya telah tiba tepat di depan bar yang di tujunya Hemera tak dapat menghela nafas pelan, merasa lega telah keluar dari lautan makhluk yang berdesakan - desakan tersebut. Sehabis ini dirinya perlu bertanya nanti ada acara apa pada malam ini hingga menarik makhluk - makhluk tersebut ke Viula.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN